News Breaking
MEDKOM LIVE
wb_sunny

Breaking News

David Bayu Ungkap Senior Penampar Ospek 30 Tahun: Lord Suroso!

David Bayu Ungkap Senior Penampar Ospek 30 Tahun: Lord Suroso!

Kisah tak terduga dari dunia perkuliahan David Bayu, mantan vokalis band Naif, kembali mencuri perhatian publik. Sebuah fakta yang selama ini tersimpan rapat akhirnya terungkap, menambah warna dalam perjalanan karier musiknya yang gemilang. Kejadian unik ini terjadi saat David masih menjadi mahasiswa di Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Dalam sebuah perbincangan di kanal YouTube Has Creative, David menceritakan momen yang cukup mengejutkan namun kini menjadi bahan tawa. Ia mengaku pernah mengalami perlakuan kasar dari seorang senior saat masa orientasi studi mahasiswa baru (ospek). Namun, yang membuat cerita ini semakin menarik, bahkan terasa seperti alur cerita sinetron televisi (FTV), adalah identitas dari senior yang memberinya pelajaran berharga tersebut.

Setelah hampir tiga dekade berlalu, David Bayu akhirnya berani menyebutkan nama senior yang dimaksud. Sosok tersebut adalah Henri Hendarto, seorang aktor yang kini namanya melekat erat dengan karakter kultus Lord Suroso. Lord Suroso dikenal sebagai preman kampung legendaris yang sering muncul dalam berbagai FTV dan serial televisi "Hidayah", dan belakangan ini kembali viral di platform media sosial TikTok.

"Bapaknya Menampar Bapak Saya Dulu Nih!"

David menceritakan kembali kenangan tersebut dengan nada tawa. Apa yang dulunya mungkin terasa menegangkan, kini menjadi sebuah memori yang dianggapnya sebagai salah satu pengalaman paling absurd yang pernah dialaminya.

"Dulu pas masuk IKJ gue pernah ditampol sama senior gue pas ospek," ungkap David, mengenang momen tersebut.

Keunikan cerita ini semakin bertambah ketika David melanjutkan, "Setelah puluhan tahun, ceritanya makin lucu. Anak gue yang cowok masuk IKJ, eh ternyata satu kelas sama anaknya dia! Anak senior yang mukul gue dulu."

David membayangkan reaksi putranya saat mengetahui fakta tersebut, dan ia menirukannya dengan jenaka, "Lah, bapaknya dia nampol bapak gue dulu nih!"

Cerita yang penuh kebetulan ini sontak membuat pembawa acara, Gofar Hilman, penasaran. Ia berusaha memastikan kembali identitas senior yang dimaksud.

"Oh ini, Lord Suroso (Henri Hendarto)?" tanya Gofar Hilman.

David Bayu langsung tertawa terbahak-bahak, mengonfirmasi kebenaran tersebut. "Nah itu dia! Itu dia senior yang nampol gue. Bayangin aja, dia Karate Dan 3. Tapi gue respect!" kata David sambil memberikan gestur hormat, menunjukkan rasa hormatnya meskipun pernah mengalami kejadian kurang menyenangkan.

Dari Ospek IKJ Hingga Lahirnya Naif

David Bayu memutuskan untuk menempuh pendidikan di IKJ pada tahun 1994, memilih jurusan desain grafis. Di lingkungan kampus seni inilah takdir mempertemukannya dengan Emil, Jarwo, dan Pepeng. Bersama mereka, David kemudian mendirikan band Naif, yang kelak menjadi salah satu grup musik pop paling berpengaruh di Indonesia dengan karya-karya ikoniknya.

Siapa sangka, di tengah kesibukan kuliah dan pembentukan band, salah satu kenangan paling membekas baginya ternyata berkaitan erat dengan seorang aktor laga yang kini kembali merajai dunia maya sebagai ikon meme.

Mengenal Lebih Dekat Henri Hendarto, Sang Pemeran Lord Suroso

Lord Suroso bukan sekadar karakter fiksi biasa. Ia adalah sosok yang telah mempopulerkan berbagai FTV dan serial "Hidayah" dengan penggambaran preman kampung yang unik. Karakternya dikenal dengan tingkah laku yang absurd, gaya bicara yang khas, dan dialog-dialog yang kerap dijadikan bahan meme.

Generasi muda di TikTok kini mengenal Lord Suroso sebagai sosok yang memiliki ekspresi galak namun kocak, seringkali muncul dalam adegan-adegan dramatis yang berlebihan. Namun, di balik peran ikoniknya, Henri Hendarto memiliki latar belakang yang lebih luas:

  • Model dan Aktor Laga Sejak 1990-an: Henri telah berkecimpung di dunia hiburan sebagai aktor laga sejak era 1990-an, membuktikan ketahanannya di industri perfilman.
  • Praktisi Seni Bela Diri: Keahliannya dalam seni bela diri, termasuk Karate dengan tingkatan Dan 3, menjadi salah satu alasan mengapa ia sering mendapatkan peran dalam adegan aksi.
  • Pemeran Spesialis Aksi dan Petualangan: Latar belakangnya di dunia laga membuatnya sering dipercaya untuk memerankan karakter-karakter yang membutuhkan keahlian fisik dan keberanian dalam adegan aksi serta petualangan.
  • Aktivis Sosial: Di luar kariernya sebagai aktor, Henri juga dikenal sebagai seorang aktivis yang aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, menunjukkan sisi kepeduliannya terhadap masyarakat.

Kepopulerannya yang kembali meroket di era digital ini sebagian besar berkat potongan-potongan video FTV lawas yang viral di berbagai platform media sosial. Hal ini membuat generasi baru mengenalnya sebagai "preman paling ikonik di pertelevisian Indonesia".

Kisah Masa Lalu yang Kini Menjadi Bahan Tawa dan Perekat Silaturahmi

Momen yang dulunya mungkin terasa sebagai pengalaman menegangkan saat ospek di IKJ, kini justru bertransformasi menjadi sebuah cerita yang penuh makna dan kebetulan. Kejadian ini kini menjadi benang merah yang mendekatkan dua keluarga, yaitu keluarga David dan keluarga Henri. Fakta bahwa anak-anak mereka kini duduk dalam satu kelas yang sama di kampus yang sama, di almamater yang sama, menambah dimensi unik pada kisah ini.

Cerita yang kaya akan kebetulan, nostalgia tentang masa-masa di IKJ, serta sentuhan humor yang kuat, menjadikan pengakuan David Bayu ini viral di kalangan publik. Terlebih lagi, kisah ini melibatkan "Lord Suroso", sebuah karakter kultus yang sedang mengalami kebangkitan popularitasnya kembali di kalangan penikmat konten digital.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar