News Breaking
MEDKOM LIVE
wb_sunny

Breaking News

5 Kontroversi Richard Muljadi, Joging Dikawal Polisi, Pesta Mewah Anjing

5 Kontroversi Richard Muljadi, Joging Dikawal Polisi, Pesta Mewah Anjing

Ringkasan Berita:
  • Muncul beberapa kontroversi terkait Richard Muljadi sebelum terlibat dalam kasus penipuan bisnis batu bara, yang akhirnya menyebabkannya ditangkap oleh tim Kejaksaan Agung (Kejagung) di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, pada Sabtu (20/6/2026).
  • Richard Muljadi pernah memesan semua tiket pesawat untuk melakukan liburan selama masa COvid-19.
  • Richard juga pernah mengadakan pesta ulang tahun anjingnya di kapal mewah dan berlari dengan pengawalan polisi.
 

- Banyak kontroversi yang muncul mengenai Richard Muljadi sebelum terlibat dalam kasus penipuan bisnis batu bara, hingga akhirnya ditangkap oleh tim Kejaksaan Agung (Kejagung) di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, pada Sabtu (20/6/2026).

Richard Muljadi sebelumnya terkenal sebagai seorang tokoh masyarakat yang sering menunjukkan kekayaannya melalui akun media sosialnya.

Hal ini masuk akal karena selain menjadi seorang pengusaha, Richard juga merupakan cucu Kartini Muljadi yang pernah diakui sebagai wanita terkaya di Indonesia.

Richard juga mewarisi usaha neneknya dengan menjadi pemilik perusahaan industri XINTAI - Well head & X - Mastree, Varel Drilling Bits, CORPRO SYSTEM Ltd. Jasa coring, Produk Bawah Tanah.

Selain itu, ia juga menjabat sebagai direktur di Perusahaan Alat Minyak dan Gas Bumi serta Pengeboran.

Namun, keistimewaan yang dimiliki Richard seringkali disalahgunakan hingga menimbulkan perdebatan, bahkan sampai berujung pada proses hukum.

Berikut kontroversi Richard Muljadi:   

1. Memperlihatkan barang mewah senilai miliaran rupiah

Di akun Instagram pribadinya, Richard Muljadi tidak ragu untuk memperlihatkan gaya hidup mewahnya seperti seorang konglomerat.

Dilansir dari Intisari, Richard Muljadi dikenal sangat menyukai koleksi jam tangan mewah dengan merek Cartier, Richard Mille, Patek Philippe, dan Rolex.

Salah satu jam tangan merek Richard Mille dalam edisi terbatas dibeli dengan harga Rp 9,2 miliar.

Sebagai seorang tokoh masyarakat, gaya hidup Richard Muljadi memang dianggap sangat mewah.

Melakukan liburan ke luar negeri, mengenakan sepatu berbahan kulit buaya asli, serta menyukai aktivitas berburu di savana Afrika.

2. Rayakan hari ulang tahun anjing di kapal mewah

Richard Muljadi dan Shalvynne Chang pernah merayakan hari ulang tahun dua anjing kesayangan mereka pada tahun 2016.

Dua anjing tersebut merupakan jenis French Bull Dog yang memiliki tubuh kecil, namun sejatinya adalah bulldog dengan hidung datar.

Dua anjing bernama Coco dan Lulu yang masing-masing memiliki akun Instagram sendiri.

Bukan acara biasa, Richard Muljadi mengadakan pesta ulang tahun untuk dua anjingnya di kapal pesiar mewah dengan dekorasi yang sangat meriah.

Saat anjingnya bernama Coco memasuki usia pertamanya, Richard Muljadi memberikannya hadiah berupa mobil Outlander Sport berwarna putih.

Richard Muljadi sering memberikan Coco kalung berantai emas dan pakaian mewah.

Banyak kali Coco juga tidur dengan menggunakan selimut dan syal merek Hermes yang harganya sangat mahal.

3. Joging dikawal polisi

Sebelumnya, Richard sempat menjadi perbincangan setelah membagikan rekaman saat berolahraga pagi yang diiringi oleh mobil polisi.

Di dalam video yang beredar, pengunggah menyampaikan bahwa olahraga tersebut memerlukan biaya tinggi.

Sementara di dalam video tersebut terlihat tiga orang pria sedang berlari di tengah jalan raya.

Seorang pria mengajak anjingnya yang diikat tali berlari bersama.

Mereka berlari sambil diiringi mobil polisi di depan, sedangkan di belakangnya terdapat mobil Alphard putih yang mengikuti.

"Pada hari Jumat, hari olahraga nasional," ujar seseorang yang sedang berlari di dalam video tersebut.

Mengapa dia menyebut hari Jumat, padahal dalam video yang diduga diunggah sebagai Instagram Story, terdapat tulisan hari Kamis.

Tiba-tiba, unggahan video tersebut menjadi viral dan mendapatkan berbagai tanggapan dari netizen.

Beberapa netizen kecewa dengan tindakan pria tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Kombes Pol Syamsi, membenarkan video tersebut.

Ia membenarkan bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Kamis (15/10/2020) sekitar pukul 08.50 WITA.

Syamsi menyatakan, petugas kepolisian yang terlibat dalam pengawalan tersebut sedang menjalani pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Bali.

Ia menyesali kejadian tersebut karena berkaitan dengan pengawalan, sudah ada aturan dan prosedur yang berlaku.

"Ini tidak sesuai dengan prosedur sehingga perlu diperiksa. Petugas pengawasan memiliki persyaratan yang harus dipenuhi. Hal tersebut tidak memenuhi ketentuan SOP pengawasan," kata Syamsi.

4. Beli tiket semua kursi untuk liburan

Nama Richard Muljadi kembali menjadi perbincangan setelah membagikan Instagram Story yang menunjukkan dirinya berada di dalam pesawat yang kosong.

Tidak ada penumpang lain dalam pesawat tersebut, hanya Richard Muljadi dan istrinya.

Di dalam keterangan yang ditulis Richard, ia bersedia melakukan hal tersebut karena takut tertular virus corona jika harus berada di pesawat bersama banyak orang.

"Kami sangat waspada. Harus memastikan tidak ada penumpang lain dalam penerbangan ini. Kami tidak akan terbang kecuali hanya kami berdua (Kami berdua sangat takut (corona) tidak ada penumpang lain dalam penerbangan ini hanya berdua)," jelas Richard dalam unggahan stories pertama Richard Muljadi.

Untuk mendapatkan penerbangan yang hanya ditempati dua orang, Richard Muljadi perlu memesan sebanyak kursi yang mungkin.

Ia menyampaikan, biayanya lebih terjangkau dibandingkan menyewa jet pribadi.

"Setelah saya memesan sebanyak kursi yang mungkin, itu masih lebih murah daripada berbicara dengan PJ. Itu triknya, teman-teman. #lifehacks," tulis Richard.

Sementara itu, saat Kompas (grup) menghubungi pihak maskapai Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic dari Lion Air Group, menjelaskan bahwa tidak ada yang menyewa pesawat, tetapi memesan seluruh kursi.

"Informasi bahwa itu adalah penerbangan penumpang rutin (bukan charter) dengan nomor ID-6502 rute Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ke Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Senin (4/1/2021)," ujar Danang saat ditanya oleh wartawan.

5. Menggunakan Narkoba di Restoran

Richard Muljadi pernah ketahuan sedang mengonsumsi narkoba oleh seorang perwira polisi yang menangani kasus penyelundupan sabu seberat 1 ton, yaitu Kombes Pol Herry Heryawan.

Richard Muljadi ditangkap di sebuah restoran yang berada di kawasan SCBD, pada hari Rabu (22/8) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Penangkapan Richard dimulai karena kecurigaan Kombes Pol Herry Heryawan yang sedang berada di lokasi yang sama.

Ia sedang menunggu di kamar mandi sebuah restoran di kawasan SCBD, Jakarta Selatan pada pagi hari kemarin.

Petugas yang lebih dikenal dengan panggilan Herrimen tersebut memperhatikan sikap yang mencurigakan dari Richard.

Sebagai anggota polisi, insting mengungkap 1 ton sabu ini langsung memicu pemeriksaan terhadap aktivitas Richard.

Ternyata ditemukan sisa kokain di dalam toilet tersebut.

Ia segera menahan Richard di tempat dan meminta bantuan dari anggota Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Richard selanjutnya dikembalikan kepada Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.

Barang bukti yang diamankan dari Richard adalah iPhone X yang di bagian layarnya masih terdapat sisa kokain, serta uang 5 Dollar Singapura yang juga memiliki sisa kokain di atasnya.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akhirnya memberikan hukuman 1 tahun 6 bulan kepada Richard Muljadi dalam kasus kepemilikan narkoba jenis kokain.

Berdasarkan putusan Majelis Hakim, Richard secara sah dan meyakinkan terbukti menggunakan narkotika jenis kokain serta melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika serta menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa selama 1 tahun 6 bulan kurungan," kata Ketua Majelis Hakim Krisnugroho di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Kamis (28/2/2019).

Dalam putusan, Hakim menentukan hukuman yang diberikan kepada Richard dikurangi dengan masa penahanan yang telah ia lalui sejak September 2018.

Namun, hakim memutuskan bahwa Richard tidak perlu menjalani sisa hukuman penjara.

Ia hanya menjalani pengobatan di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) yang terletak di Jakarta Timur.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar