Bupati Kebumen Lilis Nuryani Jadi Sorotan Usai Resmikan Jalan Swadaya Warga
Ringkasan Berita:
- Bupati Kebumen Lilis Nuryani mendapat perhatian setelah meresmikan jalan dan jembatan yang dibangun oleh partisipasi masyarakat di Karangsambung.
- Pemerintah Kabupaten Kebumen memberikan penjelasan bahwa kehadiran bupati hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap warga yang mendanai pembangunan tersebut, sesuai dengan undangan yang diberikan.
- Meski mendapat kritik dari netizen, Pemkab tetap memastikan alokasi dana sebesar Rp5,2 miliar untuk perbaikan jalan yang berada di bawah wewenang kabupaten.
–Nama Bupati Kebumen Lilis Nuryani mendapat perhatian masyarakat setelah hadir sekaligus meresmikan jalan dan jembatan yang dibangun dengan partisipasi masyarakat di Dukuh Grigak, Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Peristiwa itu menjadi viral di media sosial dan memicu berbagai respons dari pengguna internet.
Banyak pengguna media sosial mengajukan pertanyaan mengapa pejabat daerah meresmikan infrastruktur yang pendanaannya berasal dari partisipasi masyarakat, bukan dari anggaran pemerintah setempat.
Video peluncuran tersebut banyak dibagikan dan menjadi topik pembicaraan di berbagai media.
Merupakan tanggapan terhadap isu tersebut, Pemerintah Kabupaten Kebumen memberikan keterangan mengenai kehadiran Bupati Lilis Nuryani di acara tersebut.
Pemerintah Kabupaten Kebumen menegaskan bahwa bupati hadir hanya untuk memenuhi undangan masyarakat yang ingin mengadakan acara syukuran atas selesainya pembangunan jalan dan jembatan.
Pemkab juga menyebut kehadiran bupati sebagai wujud apresiasi terhadap semangat kerja sama dan partisipasi masyarakat dalam membangun fasilitas umum yang berguna bagi warga sekitar.
Kehadiran pemimpin daerah diharapkan memberikan dukungan semangat kepada warga yang telah berusaha membangun lingkungannya secara mandiri.
Namun demikian, penjelasan tersebut belum sepenuhnya mengakhiri perdebatan yang terjadi di masyarakat.
Banyak netizen masih meragukan makna dari peresmian proyek swadaya oleh kepala daerah, sementara pihak lain menganggap kehadiran bupati sebagai bentuk apresiasi terhadap kohesi dan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan wilayah.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menghadiri peresmian jalan dan jembatan yang dibangun melalui partisipasi masyarakat.
Warga internet secara bersama-sama menanyakan hal tersebut karena jalan dan jembatan di Dukuh Grigak, Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung tidak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Netizen menganggap hal tersebut menciptakan kesan bupati yang memperoleh nama.
Pemerintah Kabupaten Kebumen juga memberikan penjelasannya mengenai kegiatan yang meresmikan jalan dan jembatan yang dibangun oleh masyarakat setempat.
Pemkab Kebumen melalui pernyataan yang diunggah akun resmi @pemkabkebumen, dikutip pada Kamis (9/7/2026), menyatakan bahwa kehadiran tokoh utama di Kebumen hanya bertujuan untuk menghadiri undangan.
Undangan yang dimaksud berasal dari Hj Siti Srimulati (72), warga yang mengeluarkan uang pribadi untuk membangun jalan dan jembatan.
Kami ingin menjelaskan bahwa kehadiran Bupati Kebumen dalam peresmian tersebut adalah sebagai bentuk partisipasi atas undangan Ibu Siti Sudar dan Pemerintah Desa Plumbon.
"Waktu ini merupakan bentuk penghormatan terhadap Ibu Siti Sudar, penduduk Desa Plumbon yang secara sukarela membangun jembatan serta menyumbangkan tanah, jalan, dan biaya pribadinya sebagai aset desa untuk kepentingan masyarakat dan membuka akses menuju desa di kawasan atas," tulis dalam pernyataannya.
Pemerintah Kabupaten Kebumen melanjutkan, jalan dan jembatan di desa tersebut tidak termasuk dalam kewenangan pemerintah daerah, melainkan menjadi tanggung jawab Desa Plumbon.
Namun, telah dialokasikan dana sebesar Rp 5,2 miliar untuk perbaikan tiga jalur jalan di Kecamatan Karangsambung.
Di antaranya telah membangun jalan Plumbon–Kalikudu serta menyediakan anggaran untuk pembangunan jalan Langse–Pujegan pada tahun 2026, dan jalan Plumbon–Kalikudu serta jalan Wadasmalang–Sadangwetan pada tahun 2027.
Karena adanya kesalahpahaman mengenai kehadiran Bupati Lilis, Pemkab Kebumen memperingatkan netizen untuk lebih cerdas.
"Terima kasih, mari kita tetap cerdas dalam menggunakan media sosial dan bersama-sama menghargai setiap kontribusi nyata untuk kemajuan Kebumen," ujar Pemkab Kebumen.
Di tempat terpisah, Bupati Lilis mengapresiasi peran masyarakat dalam memajukan Kabupaten Kebumen.
Menurutnya, pembangunan perlu dilakukan secara bersama, tidak mungkin hanya pihak pemerintah daerah yang bekerja sendirian.
Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan wilayah.
"Semangat persatuan seperti ini perlu terus kita jaga," ujarnya, dilansir dari Kompas.com.
Anggota partai NasDem tersebut juga menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas jalan yang berada di bawah tanggung jawabnya.
"Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas jalan kabupaten yang menjadi tanggung jawab kami guna mempermudah kegiatan masyarakat luas," ujarnya.
Viral Sebelumnya
Kepala Daerah Kebumen, Lilis Nuryani kini menjadi perhatian netizen.
Ia menjadi topik pembicaraan setelah meresmikan jembatan dan jalan di Dukuh Grigak, Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Baru-baru ini diketahui, fasilitas tersebut dibangun bukan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi berasal dari dana pribadi keluarga besar H. Sudar, warga setempat.
Di akun Instagram Undercover yang membagikan video peresmian, netizen secara masif menanyakan kehadiran Bupati Lilis dalam meresmikan jalan dan jembatan tersebut.
Mereka menganggap pemerintah daerah tidak perlu campur tangan, karena fasilitas umum tersebut dibangun secara mandiri.
"Uang masyarakat yang membangun, dia yang secara resmi mengatur narasinya, yang naik menjadi bupati dan mendapatkan nama, kkkk," tulis akun @fherdy.liem.
Beberapa netizen juga mengatakan Bupati seharusnya merasa malu karena gagal dalam membangun infrastruktur di wilayahnya.
"Malu seharusnya," tambah @akun handayyani_neneng17.
(/TribunJateng)
Posting Komentar