News Breaking
MEDKOM LIVE
wb_sunny

Breaking News

Jahat! Korban Prank Open House Jakarta Bawa Bayi Depok

Jahat! Korban Prank Open House Jakarta Bawa Bayi Depok

Jakarta, IDN Times- Harapan sederhana untuk merasakan kehangatan suasana Lebaran justru berubah menjadi kekecewaan. Kejadian ini menimpa pengguna akun dengan nama Yu yang menjadi korban undangan open house di akun media sosial Threads.

Perempuan bernama Yu mengakui ia sengaja melakukan perjalanan jauh dari Depok bersama bayinya, hanya untuk menikmati hidangan Lebaran di lokasi open house yang berada di sebuah apartemen di Kemayoran.

"Yang melihat postingan ini terus pergi ke sana, lebih baik kembali. Aku dan anakku masih bayi, jauh-jauh dari Depok, niatnya ingin merasakan makanan Lebaran, eh malah sampai sana tidak ada orangnya," kata Yuu dalam unggahannya yang menjawab undangan open house yang ditulis oleh akun @911x_y, dikutip Minggu (22/3/2026).

1. Banyak rumah tangga yang tiba

Di IDN Times, Yu mengakui bahwa ia pernah datang ke lokasi undangan.open house itu, namun ketika tiba di tempat tujuan, ia menemukan tidak ada tanda-tanda kegiatan seperti yang diharapkan. Ia juga melihat sejumlah orang lain yang datang dengan harapan sama, tetapi akhirnya pulang dengan kekecewaan.

"Benar datang, dan banyak juga yang hadir. Ada yang membawa keluarga, bahkan orang tua juga, sedih," katanya.

2. Pemilik akun yang aktif merespons komentar dari pengguna internet

Menurut Yu, awalnya ia percaya undangan tersebut karena tidak menemukan kritik negatif pada unggahan itu. Bahkan, pemilik akun dikatakan aktif merespons komentar netizen yang menyatakan keinginan untuk hadir.

"Di dalam pikiranku sebagai seseorang yang tidak mudik dan tidak memasak hidangan Lebaran, ditambah di unggahan tersebut tidak ada komentar negatif dan dia juga membalas komentar orang yang ingin datang, jadi aku merasa benar-benar seperti itu," katanya.

3. Menginginkan perasaan kebersamaan saat Idul Fitri di tanah rantau

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak mengalami kerugian finansial dengan menggunakan transportasi umum. Namun, perasaan kecewa tetap tidak bisa dihindari, terutama karena harapan yang sempat muncul.

"Saya tidak merasa rugi apa-apa, hanya saja saya memposting agar jika ada yang lebih jauh ingin datang, saya beri tahu. Karena banyak yang datang juga memiliki harapan," katanya.

Selain sekadar makanan, Yu mengakui bahwa momen tersebut sebenarnya berkaitan dengan kebutuhan emosional, yaitu keinginan untuk tidak merasa kesepian saat Lebaran jauh dari kampung halaman.

"Jujur, iri melihat orang-orang bisa memasak, membeli makanan Lebaran, dan berkumpul dengan keluarga. Jadi ketika melihat unggahan itu, merasa bahagia saja, akhirnya bisa merasakan Lebaran bersama-sama, tidak merasa kesepian," katanya.

Ia juga merespons komentar netizen yang menyebut para pengunjung sebagai "naif" atau "mudah ditipu". Menurutnya, kondisi sebagai pendatang membuat banyak orang lebih rentan memiliki harapan.

"Mungkin bagi yang tidak mudik, sendirian di perantauan, dan tidak mampu memasak atau membeli makanan Lebaran, itu sangat berarti," katanya.

4. Acara prank rumah terbuka dianggap tidak baik

Kamu juga mempertanyakan tujuan di balik unggahan tersebut yang diduga hanya bertujuan untuk bercanda. Ia merasa pengungah sangat jahat karena banyak menimbulkan korban.

"Hanya ingin mengatakan, mengapa dia begitu jahat? Banyak orang berharap saat itu bisa makan dengan enak, termasuk saya. Jika memang ini membuatnya senang atau terkenal, maka prank-nya berhasil. Tapi di balik itu, banyak yang kecewa," katanya.

Sebelumnya, undangan open house yang menggunakan nama Arsyad Albanjari beredar luas di media sosial. Dalam unggahan tersebut, masyarakat diundang datang ke Apartemen Mediterania Palace Residence, Kemayoran, untuk menikmati hidangan Lebaran secara gratis.

Sebuah undangan pesta buka rumah gratis yang diunggah di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, menyebar luas di media sosial Threads dan memicu perdebatan di kalangan pengguna internet.

Nama Arsyad Albanjari kini tengah menjadi topik pembicaraan hangat setelah dikabarkan terlibat dalam tindakan penipuan dengan mengatasnamakan acara open house Lebaran Idul Fitri 2026. Perkara ini muncul setelah unggahan yang viral menarik perhatian masyarakat, khususnya mereka yang tidak mudik, untuk hadir di acara yang disebut diadakan di sebuah apartemen di Kemayoran.

"Bagi siapa pun di Jakarta yang tidak mudik dan ingin menikmati opor ayam, ketupat, rendang, serta hidangan lebaran lainnya pada Hari Raya Idul Fitri, besok saya akan mengadakan open house mulai pukul 09:00 WIB hingga 23:59 WIB," tulis akun yang memposting di threads pada H-1 lebaran dengan akun @911x_y, dikutip Minggu (22/3/2026).

Pengunggah bahkan mengajak netizen untuk membawa keluarga, pasangan, atau seorang warga RT ke apartemennya.

"Silakan datang, baik sendiri, satu RT, satu keluarga, bersama pasangan atau siapa pun, silakan datang! Alamat: Apartemen Mediterania Palace Residence, Kemayoran, Jakarta Pusat, Tower C. Ketika tiba di lobi, katakan saja ke satpamnya untuk memanggil unit Arsyad Albajanji, sampai bertemu semua," tulisnya.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar