News Breaking
MEDKOM LIVE
wb_sunny

Breaking News

Gempa 3,2 SR Guncang Sukabumi Jawa Barat Pagi Ini

Gempa 3,2 SR Guncang Sukabumi Jawa Barat Pagi Ini

Gempa 3,2 SR Guncang Sukabumi Jawa Barat Pagi Ini
Ringkasan Berita:
  • Gempa berkekuatan 3,2 skala Richter mengguncang Sukabumi, Jawa Barat pada hari Rabu, 1 Juli 2026 menjelang pagi.
  • Episentrum gempa berada di sekitar pantai 50 Km ke selatan Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman mencapai 26 Km.
  • Sebelumnya, gempa berkekuatan 3,3 skala Richter mengguncang wilayah Barat Daya Kabupaten Pangandaran pada hari Selasa sore.
 

, BANDUNG -Gempa bumi terbaru mengguncang Sukabumi, Jawa Barat pada hari Rabu (1 Juli 2026) menjelang pagi.

BMKG melaporkan gempa bumi yang terjadi pada Rabu pagi sebelum matahari terbit, mengguncang wilayah Sukabumi pada pukul 03.57 WIB dengan kekuatan 3,2 Skala Richter.

Episentrum gempa ditampilkan oleh BMKG dalam peta informasinya berada di sekitar garis pantai, 50 km arah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pusat gempa terletak pada kedalaman 26 kilometer.

Gempa bumi terasa di Simpenan dengan tingkat II MMI.

"Info Gempa Mag:3.2, 01-Jul-2026 03:57:52 WIB, Lok: 7.41 LS - 106.71 BT, 50 km Selatan KAB-SUKABUMI-JABAR, Kedlmn: 26 km,dirasakan di Simpenan (Sukabumi) II MMI ::BMKG," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Rabu (1/7/2026) menjelang pagi.

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa bumi yang terjadi pada sore hari Selasa di Pangandaran pukul 15.52 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,3.

Episentrum gempa disampaikan oleh BMKG dalam peta informasinya berada di laut, 205 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Berdasarkan peta titik pusat gempa yang ditampilkan oleh BMKG, terlihat bahwa lokasi gempa berada di sebelah Selatan Bandung.

Pusat gempa terletak pada kedalaman 10 kilometer

"Info Gempa Mag:3.3, 30-Jun-2026 15:52:21 WIB, Lok: 9.25 LS - 107.48 BT, 205 km Barat Daya KAB-PANGANDARAN-JABAR, Kedlmn: 10 km ::BMKG," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Selasa (30/6/2026) sore.

Berdasarkan skala MMI yang diambil dari situs BMKG, berikut informasi MMI yang bisa dipelajari.

I MMI: Getaran gempa tidak terasa kecuali dalam kondisi yang sangat luar biasa oleh sejumlah orang.

II MMI: Getaran atau gempa yang terasa oleh sejumlah orang, benda-benda kecil yang digantung seperti lampu gantung tampak berayun.

III MMI: Getaran gempa terasa jelas di dalam rumah. Perasaan seperti sedang berada di dalam truk yang sedang melaju.

IV MMI: Pada siang hari, hal tersebut terasa oleh banyak orang di dalam rumah, sedangkan beberapa orang di luar rumah merasakannya. Piringan pecah, jendela dan pintu bergetar hingga mengeluarkan suara berderit, serta dinding terdengar berbunyi.

V MMI: Getaran gempa bumi terasa oleh sebagian besar orang, orang-orang berlarian, peralatan rumah tangga retak, benda-benda terlempar, tiang dan benda besar tampak goyah, lonceng bisa berhenti berayun.

VI MMI: Getaran gempa terasa oleh seluruh masyarakat. Banyak orang kaget dan berlari keluar, plester dinding mengelupas dan cerobong asap di pabrik rusak, terjadi kerusakan kecil.

VII MMI: Seluruh penghuni rumah keluar. Kerusakan ringan terjadi pada bangunan yang memiliki struktur dan konstruksi yang baik. Sementara itu, bangunan dengan konstruksi yang kurang memadai mengalami retakan bahkan hancur, cerobong asap patah. Getaran juga bisa dirasakan oleh orang yang sedang mengendarai kendaraan.

VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan yang memiliki struktur kuat. Retak pada bangunan dengan konstruksi buruk, dinding terlepas dari kerangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI: Kerusakan terjadi pada struktur bangunan yang kuat, kerangka rumah mengalami penyimpangan dari bentuk lurus, banyak ditemukan retakan. Rumah terlihat bergeser dari fondasi awalnya. Saluran pipa di dalam rumah rusak.

X MMI: Bangunan kayu yang kokoh rusak, kerangka rumah terlepas dari fondasinya, tanah retak dan rel melengkung, longsoran tanah terjadi di setiap sungai serta daerah dengan kemiringan curam.

XI MMI: Bangunan-bangunan yang sedikit masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi retakan. Pipa di bawah tanah tidak bisa digunakan sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI: Hancur total, gelombang terlihat di permukaan bumi. Pemandangan menjadi gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Berikut langkah-langkah yang harus kamu lakukan ketika gempa bumi terjadi.

1. Tetap tenang

  • Saat gempa terjadi, usahakan untuk tidak takut dan tetap tenang!
  • Tarik napas perlahan, kemudian amati lingkungan sekitar dan tentukan tempat yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

  • Jika sedang berada di dalam rumah atau penginapan saat gempa terjadi, usahakan untuk melindungi diri dan membawa orang yang ada di sekitar kamu.
  • Meja merupakan lokasi paling aman untuk berlindung dari benda-benda yang jatuh akibat gempa bumi.
  • Kemudian lindungi kepalamu dengan benda yang lembut. Contohnya seperti bantal, helm, papan, atau yang paling mudah adalah dengan menggunakan kedua tangan dalam posisi terbuka.

3. Di luar ruangan

  • Jika sedang berada di luar ruangan saat terjadi gempa, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah berpindah menjauhi bangunan dan tiang, kemudian pergi ke area yang terbuka.
  • Tetap tenang dengan menghirup napas perlahan dan jangan melakukan apa pun. Karena, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa berikutnya.

4. Di kerumunan

  • Jika saat itu kamu berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kekacauan.
  • Untuk menghindari hal tersebut, kamu sebaiknya mengikuti petunjuk dari petugas penyelamat dan berusaha langsung menuju tangga darurat agar sampai ke area terbuka.

5. Di pegunungan atau wilayah dataran tinggi

  • Jika terjadi gempa saat kamu sedang berada di pegunungan, segeralah berpindah ke area terbuka untuk berlindung.
  • Hidari area dekat lereng karena dipastikan dapat menyebabkan tanah longsor dan membahayakan keselamatan jiwa.

6. Titik pusat gempa berada di laut

  • Gempa bumi di dasar laut dapat menyebabkan terjadinya gelombang tsunami.
  • Jika terjadi gempa, segeralah berpindah ke area yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

  • Bagi yang sedang melakukan perjalanan ketika terjadi gempa, peganglah dengan kuat agar tidak jatuh.
  • Berhenti di tempat yang terbuka dan tinggalkan di sana.(*)
 

Buka berita-berita di Google News

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar