News Breaking
MEDKOM LIVE
wb_sunny

Breaking News

Lelah Dua Kali Angkat Honda di Moto3, Pencuri Nomor Veda Minta Bantuan Tim KTM

Lelah Dua Kali Angkat Honda di Moto3, Pencuri Nomor Veda Minta Bantuan Tim KTM

Salah satu peristiwa menarik terjadi di kelas Moto3. Salah satu lawan Veda Ega Pratama meminta agar ditemukan tim yang menggunakan motor KTM setelah mendapatkan manajer pribadi baru.

Keyakinan bahwa sulit meraih kesuksesan di Moto3 jika motornya bukan KTM tampaknya dipercaya oleh Jesus Rios.

Seperti dilansir dari Sky Sport Italia, Jesus Rios dilaporkan sedang mencari jalan keluar dari tim yang saat ini ia perkuat, yaitu Snipers.

Faktor mesin diduga menjadi alasan pembalap yang awal musim ini unggul atas Veda dalam memperoleh nomor start favorit 54.

Setelah bergabung dengan agensi Hector Faubel—yang merupakan manajer Fermin Aldeguer di MotoGP, ia segera meminta tim baru dengan kriteria menggunakan motor KTM.

IntactGP dianggap sebagai salah satu pilihan destinasinya.

KTM memang unggul dalam kelas Moto3 di tengah persaingan ketat dengan Honda.

Dari 52 balapan Moto3 yang telah berlangsung sejak 2024 hingga akhir pekan lalu di Assen, KTM serta 'anak buahnya' seperti Gasgas, Husqvarna, dan CFMoto berhasil meraih kemenangan dalam 48 dari pertandingan tersebut.

Honda? Ya, hanya 4 kali pabrikan Sayap Emas berhasil meraih kemenangan dalam periode yang sama.

Bahkan jika melihat klasemen sementara Moto3, enam pembalap teratas semuanya merupakan mereka yang mengendarai motor purwarupa KTM RC250GP.

Pembalap motor Honda terbaik saat ini adalah Veda Ega Pratama meskipunrookieTim Honda Asia sempat berada di tiga besar pada awal musim.

Sementara Rios, yang seangkatan dengan Veda, namun lebih dulu memulai lomba balapannya, masih terjebak di posisi ke-18.

Setelah awal musim yang berat, Rios bangkit dengan meraih posisi kelima secara berurutan dalam kualifikasi pada Grand Prix Catalunya, Grand Prix Italia, dan Grand Prix Hungaria.

Sementara dalam lomba terakhir di Assen, Belanda, Rios berhasil menyelesaikan perlombaan pada posisi kelima setelah memulai dari urutan ke-21.

Rios menjadi pembalap Honda yang mencapai garis finis terdepan di Assen. Ia juga 'membawa' Honda saat menyelesaikan balapan GP Hungaria di posisi kedelapan.

Masih menurut Sky Sport, Snipers masih memiliki pilihan untuk memperpanjang kontrak Rios.

Namun, tim balap yang memiliki 8 gelar juara dunia tersebut, termasuk yang terakhir bersama Andrea Dovizioso pada GP125 2004, tidak bermaksud melakukannya.

Snipers dan Rios berada dalam kondisi yang saling menguntungkan.

Kemampuan kuat Rios juga menjadi bekal bagi tim yang dipimpin oleh Mirko Cecchini dalam mengajak bakat-bakat muda untuk menunjukkan bahwa mereka juga mampu bersaing.

Tentu saja, jangan mengira semua pembalap Honda adalah "madesu".

Kemampuan mereka dapat dinilai melalui performa kompetitif, bukan hanya dari angka di akhir hasil. Bagaimana Rios bisa didatangkan oleh agensi ternama menjadi bukti.

"Secara dasar, motor Moto3 kami tidak jelek, tetapi KTM sedikit lebih unggul, khususnya dalam hal tenaga mesin," ujar Cecchini dalam keluhannya diGPone tahun lalu.

Meskipun demikian, dengan pembalap hebat, kita masih mampu bersaing di posisi terdepan sebagai tim Honda belakangan ini, menurut saya begitu.

Cecchini masih memiliki beberapa bakat yang menarik. Dalam kategori junior, khususnya Moto3 Junior, Snipers diperkuat oleh Benat Fernandez dan Kristian Daniel Jr.

Fernandez tengah bersinar dalam ajang Road to MotoGP lainnya dengan menduduki puncak klasemen Red Bull Rookies Cup.

Daniel baru saja mendapatkan posisi podium dalam lomba Rookies Cup di Assen.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar